TikTok Shop by Tokopedia Bekali UMKM Lampung Kuasai Pasar Online

Ampunnews Bandar Lampung – Upaya mendorong percepatan transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Lampung semakin nyata. Ratusan pelaku usaha dari berbagai kabupaten/kota memadati kegiatan “Kumpul Keluarga TikTok Shop by Tokopedia” yang digelar di Hotel Santika Premiere, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar ajang temu komunitas, melainkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital yang terus berkembang pesat. Program yang diinisiasi oleh Tokopedia dan TikTok Shop ini turut menghadirkan berbagai mitra pendukung seperti BigSeller, J&T Express, Kalodata, serta Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Kehadiran para mitra ini menjadi bukti bahwa penguatan UMKM tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari platform digital, logistik, hingga dukungan data yang akurat untuk pengambilan keputusan usaha.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif terkait strategi pemasaran digital yang efektif, mulai dari cara membangun branding produk, teknik pengambilan konten visual yang menarik, hingga pemanfaatan algoritma platform untuk meningkatkan jangkauan pasar. Tak hanya itu, pelaku UMKM juga diajak memahami pentingnya konsistensi dalam membuat konten serta strategi komunikasi yang mampu menarik minat konsumen.

Sesi pelatihan live selling menjadi salah satu yang paling diminati. Peserta diajarkan teknik membangun interaksi dengan audiens secara langsung, meningkatkan kepercayaan pembeli, hingga strategi closing penjualan yang efektif. Metode ini dinilai sangat relevan dengan tren belanja masa kini yang mengedepankan pengalaman interaktif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung bersama para narasumber menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci utama bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. Dengan memanfaatkan teknologi, pelaku usaha tidak hanya mampu menjangkau pasar yang lebih luas, tetapi juga meningkatkan daya saing produk lokal di tengah gempuran produk luar.

“UMKM harus berani bertransformasi. Dunia usaha saat ini bergerak cepat, dan digitalisasi menjadi pintu masuk untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk,” ujar salah satu narasumber.

Selain sesi materi, kegiatan ini juga menghadirkan ruang diskusi interaktif dan networking antar pelaku usaha. Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat ketika para peserta saling berbagi pengalaman, tantangan, hingga strategi dalam mengembangkan usaha mereka.

Bagi sebagian peserta, kegiatan ini menjadi titik awal untuk lebih serius mengembangkan bisnis secara online. Salah satu pelaku UMKM mengaku mendapatkan banyak insight baru, terutama terkait cara membangun kepercayaan konsumen di platform digital.

“Dulu saya ragu jualan online, tapi setelah ikut kegiatan ini jadi lebih paham dan percaya diri untuk mulai. Ternyata banyak peluang yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat positioning TikTok sebagai TikTok Shop by Tokopedia dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM di Indonesia, khususnya di Lampung.

Dengan adanya program seperti ini, diharapkan pelaku UMKM tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi digital. Ke depan, UMKM Lampung diharapkan semakin tangguh, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global. (Dina)

Pos terkait